Ki Lengser, Budaya Sunda yang Tetap Lestari

{ advertiser here ]
Dalam upacara pernikahan adat Sunda, sering digunakan acara penyambutan Pengantin (Mapag Panganten). Dalam acara tersebut, Ki Lengser jadi tokoh utama untuk menyambut besan dari pengantin pria karena umumnya pengantin pria lah yang mendatangi wanita dalam sebuah upacara pernikahan. Ki Lengser kadang tidak sendirian, ia dibantu Si Nini dan barisan penari pria dan wanita. 

Ki Lengser,



Aki Lengser atau Ki Lengser adalah salah satu budaya kesenian masyarakat Sunda yang hingga kini masih dilestarikan. Kehadiran Ki Lengser biasanya akan menjadi sosok yang menarik perhatian tamu undangan. 

Siapakah Ki Lengser? Sosok Ki Lengser biasanya dihubungkan dengan fungsi-fungsi kekuasaan, ia sering diposisikan sebagai kepanjangan titah Sang Prabu atau memiliki makna lain sebagai "perwakilan" dan "utusan khusus" dari Sang Prabu yang lengser (turun) menemui dan menyatu dengan rakyatnya. 

Kedudukan Ki Lengser sangat tinggi. Posisinya berada di atas Patih Kerajaan dan selain bertugas sebagai "perwakilan Raja" Ki Lengser merangkap sebagai Penasehat, Pendamping yang sangat menentukan tindakan Raja, dan tak jarang Ki Lengser ini yang akan "membetulkan/menyadarkan" tindakan Sang Prabu yang dianggap salah. Dalam dunia perwayangan anda mungkin sudah mengenal Semar dan para punakawannya. Mungkin seperti itulah tugas Ki Lengser sebenarnya. 

Keberadaan Ki Lengser sudah dikenal dalam naskah-naskah sastra klasik Sunda. Walau sebagai utusan dan perpanjangan dari Sang Prabu namun Ki Lengser adalah sosok yang tetap sederhana. Ia tetap melakukan aktivitasnya seperti rakyat biasa dan tidak memiliki, menuntut, atau memanfaatkan fasilitas dari Kerajaan. 

Kalau anda bertanya apakah sama Ki Lengser yang sering kita lihat dalam upacara adat pernikahan dengan Ki Lengser di jaman Kerajaan Pajajaran, maka jawabannya adalah sangat berbeda namun memiliki kesamaan dalam hal sebagai pendamping. Lengser yang ada di jaman kerajaan Pajajaran bertindak sebagai pendamping Sang Prabu, sedangkan Lengser dalam upacara adat Sunda bertugas mendampingi pengantin pria dalam prosesi "Mapag Panganten". Namun kesenian Ki Lengser tidak hanya dijumpai dalam upacara-upacara pernikahan saja, bahkan Ki Lengser bisa juga digunakan untuk menyambut kedatangan pejabat atau tamu negara. 

0 Komentar untuk "Ki Lengser, Budaya Sunda yang Tetap Lestari"

Back To Top