22 September 2017

Sekilas Tentang Hari Ratu di Masa Hindia-Belanda

Hari Ratu (Koninginnedag) adalah hari libur nasional di Belanda yang diperingati setiap tanggal 20 atau 30 April. Sebagai negara jajahannya, Indonesia yang saat itu masih bernama Hindia-Belanda turut serta merayakan hari ratu tersebut dengan berbagai kemeriahan. 

Hari ratu



Biasanya masyarakat akan menyambut Hari Ratu dengan berbagai festival dan karnaval mulai dari arak-arakan dengan menggunakan aneka macam kostum dan hiasan, hiburan seperti permainan anak-anak hingga pertunjukan musik dan pasar bebas yaitu semua orang diperbolehkan berjualan di jalan-jalan. 

Malam sebelum Hari Ratu disebut Malam Ratu (Koninginnenacht), mereka biasanya akan menggelar pasar malam untuk merayakannya. Hari Ratu juga dikenal dengan sebutan Hari Oranye sebagai bentuk penghormatan kepada warna lembang keluarga kerajaan Belanda (Huis van Oranje-Nassau).  Itu sebabnya, setiap kali perayaan Hari Ratu digelar di beberapa tempat, maka para penduduk akan turut memeriahkannya dengan mengenakan pakaian berwarna oranye. 

Berikut foto-foto kemeriahan Hari Ratu yang dirayakan oleh penduduk di beberapa daerah

Peringatan Hari Ratu
Rombongan peserta arak-arakan yang melintasi Jembatan Merah di Bogor Tempo Dulu

Arak-arakan di Jl Pengadilan Bogor tahun 1947

Festival Hari Ratu di Tasikmalaya

Replika menara Eiffel yang dibangun untuk memeriahkan Hari Ratu di Tasikmalaya