Potret Kelam Tragedi Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki

{ advertiser here ]
Tanggal 6 dan 7 Agustus silam adalah tepat 72 tahun sejak terjadinya peristiwa pengeboman Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom berkekuatan 13 dan 21 kiloton TNT. Potret-potret sejarah tragedi kemanusiaan yang kelam itu pun menghiasi sejarah dunia. 



Setiap tanggal 6 dan 7 Agustus, masyarakat dunia akan kembali mengenang tragedi pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang telah mencetak sejarah kelam kawasan timur Asia. Potret-potret hitam putih bersejarah pasca pengeboman itu pun menjadi saksi bisu bagaimana manusia bisa menjadi sangat menghancurkan. 

Seiring peringatan akan serangan dahsyat Amerika Serikat atas Jepang tersebut, masyarakat dunia tak henti-hentinya berdoa agar tidak lagi terjadi tragedi yang telah memakan korban manusia cukup banyak itu, terlebih lagi dengan semakin memanasnya konflik antara Amerika Serikat dengan Korea Utara yang mengancam mengirimkan senjata Nuklir mereka untuk menghancurkan musuh-musuhnya. 

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki 

Pukul 8.15 pagi tanggal 6 Agustus 1945, sebuah bom atom—dengan kode Little Boy—meledak di 1.900 kaki di atas Hiroshima, Jepang. Meskipun masih belum dihitung secara akurat, ledakan tersebut diyakini menewaskan sekitar 70.000 orang dan melukai 70.000 orang lainnya. Para korban didominasi oleh warga sipil.

Berbagai dampak ledakan, seperti komplikasi dari paparan radiasi, telah memakan ribuan nyawa yang tak teridentifikasi lagi. Peristiwa ini menandai pertama kalinya sebuah senjata nuklir digunakan untuk melawan suatu pihak dengan sungguh-sungguh.




Pada 9 Agustus pukul 11.02 pagi, bom kedua, yang disebut Fat Man, menyerang Nagasaki, menyebabkan 80.000 korban lainnya. Topografi kota—yang dilingkupi oleh lembah dan dipenuhi saluran pemadam kebakaran—mengurangi efek bom, meskipun muatan Fat Man benar-benar lebih besar daripada milik Little Boy. 160 orang diperkirakan selamat dari kedua ledakan tersebut, meski hanya satu yang secara resmi diakui oleh pemerintah Jepang.

Beberapa hari kemudian, Jepang menyerah kepada Sekutu, yang secara resmi mengakhiri Perang Dunia II. Proyek rahasia Manhattan AS—yang akhirnya diciptakan setelah Albert Einstein memperingatkan Presiden Franklin Roosevelt tentang konsekuensi bencana jika ilmuwan Nazi mengembangkan bom atom terlebih dahulu—telah bekerja selama empat tahun untuk menciptakan senjata semacam itu.

Semoga kita semua selalu mendapat perlindunganNYA 

0 Komentar untuk "Potret Kelam Tragedi Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki "

Back To Top