Asal-Usul Nama Kota Batu di Bogor

Ada banyak cerita mengenai asal-usul penyebutan nama Kota Batu yang terletak di kaki Gunung Salak salah satunya adalah cerita bahwa nama Kota Batu ini digunakan setelah terjadinya letusan dahsyat Gunung Salak di bulan Januari 1669. Konon akibat letusan tersebut, di daerah ini banyak ditemukan batu-batu yang berserakan, bahkan pada kedalaman tanah pun banyak batu-batu keras yang menyulitkan orang ketika menggalinya untuk membuat sumur atau apa pun.  

Ciapus tempo dulu
Batu-batu besar di Ciapus thun 1880 bekas letusan Gunung Salak tahun 1669



Letusan Gunung Salak pada tahun 1669 begitu dahsyat sehingga mampu merubah bentuk dari gunung itu sendiri. ( Red: Sebelum meletus gunung ini dikenal dengan nama Gunung Buleud karena puncaknya yang berbentuk bundar ).

Kota Batu sangat terkenal dengan beberapa kisah menarik sebelum masa kemerdekaan. Di daerah ini ada kisah tentang Pak Serang, seorang bekas pelaut yang justru sukses setelah menjadi petani Di sini juga ada pemandian milik orang Belanda , Dr Pleyte (pertengahan abad 19) dengan rumah peristirahatannya yang kini lenyap ditelan masa. 

ciapus tempo dulu
Rumah dengan Kolam Renang milik orang Belanda di Kota Batoe tahun 1925


Sejarah pun mencatat penemuan patung sapi di daerah Kota Baru di bekas sebuah kerajaan bawahan Kerajaan Purnawarman sekitar tahun Saka 593. Patung sapi itu kemudian dipindahkan oleh Dr.Friedrich ke Kebun Raya Bogor, ia juga yang kemudian dengan isengnya membuat tulisan Sunda Kuna pada sebuah batu. Keberadaan benda-benda tersebut masih bisa kita temukan di dalam Kebun Raya Bogor. 

Patung Sapi dan tulisan di batu yang ada di Kebun Raya Bogor


Cerita lain mengenai asal usul Kota Batu berasal dari sesepuh di sana yang mengatakan bahwa asal nama Kota Batu adalah karena di daerah ini dulunya terdapat pagar tembok batu yang mengelilingi rumah tuan besar (rumah Pejabat Belanda), adapun versi lainnya menyebutkan bahwa Kota Batu mengacu kepada fakta sejarah bahwa di daerah ini ada sebuah bangunan kute "Kuta" atau sebuah pagar batu. Pendapat lain menyebutkan bahwa Kota Batu adalah tempat berkumpulnya para resi raja. 

Referensi: 
Toponimi Bogor : Eman Sulaeman
Kit Leiden


Artikel Terkait

Previous
Next Post »
close