22 July 2017

Simpang siur kabar penyebab kematian Bruce Lee

Pada tanggal 20 Juli 1973, aktor laga legendaris Bruce Lee meninggal dunia pada usia 32 tahun. Berita di seluruh media menyebutkan bahwa kematian pria yang lahir pada 27 November 1940 di San Fransisco, Amerika Serikat itu disebabkan oleh edema otak (sakit kepala yang berkepanjangan) sebagai reaksi dari obat penghilang nyeri yang selama ini ia konsumsi. Setelah kematiannya, muncul kabar simpang siur mengenai penyebab kematiannya.

Simpang siur kabar penyebab kematian Bruce Lee




Bruce Lee lahir di negara Paman Sam itu pada saat keluarganya tengah berada di Amerika Serikat. Saat itu, sang ayah yang adalah seorang bintang opera China tengah melakukan tur di negara tersebut. Pada tahun 1941, keluarga mereka kemudian kembali ke kampung halaman di Hong Kong.

Setelah tumbuh dewasa, Bruce Lee kecil sering mendapatkan tawaran untuk bermain di layar kaca. Tak hanya jago akting saja, tapi ia juga pandai menari dan berlatih bela diri Wing Chung Gung Fu atau yang lebih popular dengan sebutan Kung Fu.

Pada tahun 1959, Bruce Lee pindah ke Amerika Serika dan berkuliah di University of Washington sambil membuka sekolah bela diri di Seattle.

Tahun 1965, Ia menikahi seorang wanita yang bernama Linda Emery. Setelah satu tahun hidup berumah tangga, pasangan tersebut akhirnya dikarunia seorang anak yang kemudian diberi nama Brandon Lee.

Keluarga kecil itu kemudian pindah kembali ke Los Angeles karena saat itu Bruce Lee mendapat tawaran untuk tampil dalam sebuah program televisi The Green Hornet (1966-1967).

Perjalanan karirnya tidak hanya menjadi aktor saja, tapi ia juga kerap tampil dalam berbagai turnamen bela diri dan karate di Ameria Serikat, dan pernah menjadi guru bagi banyak orang termasuk salah satunya aktor Steve McQueen.

Kariernya semakin memuncak setelah ia dinobatkan sebagai bintang Asia berkat filmnya yang bertitel The Big Boss (1971) dan The Way of The Dragon (1972). Selain berperan dalam setiap film yang dibintanginya, Bruce Lee juga kerap berkontribusi di balik layar sebagai penulis dan sutradara.

Sukses dari The Game of Death, Ia berlanjut ke film berikutnya Enter the Dragon. Selama proses pembuatan film tersebut, ia menemukan banyak kendala yang cukup membuatnya frustasi. Ia ingin menjadikan film tersebut sebagai yang terbaik dan dapat diterima oleh para penonton di Amerika. Alhasil Enter the Dragon dapat dirilis di Hollywood's Chinese theater pada bulan Agustus 1973.



[caption id="attachment_251" align="aligncenter" width="640"]poster enter the dragon poster enter the dragon[/caption]




Namun belum sempat ia menikmati hasil jerih payahnya itu, Bruce Lee meninggal dunia satu bulan sebelum film itu dirilis. Penayangan pertama film itu pun berlangsung tanpa kehadiran sang bintang.


Walau sudah tiada, namun penyebab kematian sebenarnya dar aktor laga legendaris ini tetap menjadi sebuah misteri. Desas-desus dan spekulasi tentang penyebab kematiannya pun selalu bermunculan.


Satu teori menyebutkan bahwa Bruce Lee dibunuh oleh mafia China, teori lainnya menyebutkan bahwa Lee mati ketika tengah berhubungan intim dengan artis yang konon menjadi kekasih gelapnya, Betty Ting Pei. Sang aktor diisukan telah minum obat kuat.


Kabar tersebut konon telah dibantah sendiri oleh Betty dalam sebuah wawancara pada tahun 2013. Walau ia tidak menampik mengenai hubungan istimewanya dengan Bruce Lee namun ia membantah kalau sang bintant tewas saat berhubungan badan dengannya maupun akibat menenggak obat kuat.





Rumor lainnya mengatakan kalau Bruce Lee menjadi korban kutukan. Teori kutukan keluarga itu muncul setelah putranya, Brandon Lee yang mengikuti jejak sang ayah menjadi aktor tewas pada saat berakting dalam pembuatan film The Crow tanggal 31 Maret 1991.


Brandon Lee meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat sebuah insiden penembakan tak sengaja di lokasi syuting. Brandon Lee kemudian dimakamkan  di samping pusara ayahnya di Seattle Lake View Cemetery.