04 July 2017

Inilah Mahluk Terbesar di Bumi yang Masih Hidup dan Lebih Besar dari Dinosaurus

Kalian pasti meyakini kalau mahluk paling besar di bumi adalah dinosaurus, dan pandangan tersebut akan berubah setelah mengetahui fakta berikut ini. Mahluk terbesar yang ada di bumi dan masih hidup bebas hingga kini adalah Paus Biru (Balaenoptera musculus). Mahluk laut ini memiliki ukuran yang sangat besar, bahkan lebih besar dari dinosaurus terbesar.

Paus Biru mempunyai ukuran berat mencapat 181 ton dengan tubuh sepanjang 33 meter. Jika tubuhnya diletakkan di atas permukaan tanah maka ukuran panjang paus biru ini akan sama panjangnya dengan 9 mobil keluarga. Bahkan saluran pembuluh darahnya pun begitu besarnya sampai-sampai kita bisa berenang di dalamnya.

Selama ribuan tahun, para pelaut jaran sekali bertemu dengan mamalia raksasa ini, dan kalaupun bertemu dengan pauh biru maka mereka akan segera menghindarinya karena merasa takut akan bentuknya yang super besar itu.
Padahal sebenarnya paus biru sama sekali tidak berbahaya bagi manusia, mereka justru memiliki persamaan dengan manusia yaitu berdarah hangat dan harus menghirup udara.

[caption id="attachment_22" align="aligncenter" width="640"]Perbandingan paus biru dengan satwa lainnya Perbandingan paus biru dengan satwa lainnya[/caption]

 

Paus biru pun dikenali sebagai mahluk sosial yang mempunyai bahasa dan kecerdasan yang sangat kompleks. Dengan kata lain, paus biru si mahluk raksasa ini mempunyai sifat yang lembut sehingga sudah selayaknya kita hormati dan kagumi.

Sayangnya, kelembutan dari paus biru itu justru menjadi kelemahan bagi mereka. Mahluk yang luar biasa ini kerap diburu oleh para pemburu paus sejak abad 19 dan 20. Status konservasinya saat ini dikategorikan sebagai terancam punah. Bahkan pada tahun 1931 sebanyak 29.000 ekor paus biru telah mati diburu.

[caption id="attachment_21" align="aligncenter" width="640"]Perbandingan paus biru dengan paus jenis lainnya Perbandingan paus biru dengan paus jenis lainnya[/caption]

Meski bertubuh raksasa, namun makanan paus biru adalah krill, walaupun mereka juga kerap memakan copepoda dalam jumlah yang kecil. Spesies zooplankton ini dimakan oleh berbagai paus biru dari satu samudra ke samudra lainnya.

Di Atlantik Utara, Meganyctiphanes norvegica, Thysanoessa raschii, Thysanoessa inermis dan Thysanoessa longicaudata merupakan makanan yang umum. Di Pasifik Selatan, Euphausia pacifica, Thysanoessa inermis, Thysanoessa longipes, Thysanoessa spinifera, Nyctiphanes simplex dan Nematoscelis megalops; di Antartika Euphausia superba, Euphausia crystallorophias dan Euphausia vallentini.

[caption id="attachment_19" align="aligncenter" width="640"]Krill makanan utama paus biru Krill makanan utama paus biru[/caption]

 

Paus biru dewasa dapat memakan krill sebanyak 40 juta per hari. Mereka selalu makan di wilayah dengan konsentrasi krill yang tinggi, sehingga kadang-kadang memakan kurang lebih 3,600 kilogram (7,900 lb) krill dalam satu hari. Paus biru mengisi perut mereka di perairan yang kaya akan krill di Antartika sebelum bermigrasi ke tempat pembiakan di perairan yang lebih hangat dan kurang kaya akan krill di dekat khatulistiwa.

Adapun salah satu yang cukup spektakuler dari Paus Biru ini adalah suara-suara yang mereka buat. Para peneliti telah mengukur suara frekuensi rendah yang dihasilkan paus biru ketika saling berkomunikasi dengan menggunakan decible meter.

Beberapa dari vokalisasi mereka teleh terekam sekeras 188 decibel and dapat didengar sejauh 848 km ! Sebagai perbandingan, suara jet pesawat udara yang sedang lepas landas mencapai 120 decibel. Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa paus biru adalah mahluk hidup yang mampu menghasilkan suara terkeras di dunia.

Hmm, mengagumkan bukan ...